Eksplorasi Karya & Refleksi
Ruang bersama untuk memantau capaian studio, mempelajari masukan dosen, dan merayakan progres perancangan arsitektur.
Galeri Portofolio
Oleh Ni Made Ayu Novita Maharani
therapeutic architecture
Oleh Grace Paschaline Fidelita Purba
Resume dan proses berskematik berdasarkan programming dan kriteria & konsep perancangan yang disesuaikan berdasarkan analisis site.
Papan Prestasi
- 1 Badge
- 1 Badge
- 1 Badge
- 1 Badge
- 1 Badge
Refleksi Bersama
"Beberapa hal yang perlu diperkuat: Sirkulasi parkir disesuaikan agar alur kendaraan dari entrance menuju drop-off dan parkir dapat membentuk sistem looping yang jelas. Zona parkir motor dan mobil dipisahkan dengan lebih tegas. Cari referensi mengenai radius manuver mobil agar dimensi sirkulasi kendaraan lebih presisi. Pada penataan zonasi, kembangkan taman indoor dengan sequential view yang lebar. Area tengah sebaiknya diisi taman tropis yang lebat untuk membangun impresi natural. Jika membutuhkan privasi, gunakan barrier landscape yang tebal, bukan massa bangunan. Massa bangunan dapat diposisikan di sisi kiri dan kanan tapak. Selanjutnya, kumpulkan referensi ide dan buat moodboard untuk mempertajam karakter arsitektur dan landscape dari gagasan awal Anda. Teruskan eksplorasinya. 👍"
Dosen: Dosen Admin
Karya: Ni Made Ayu Novita Maharani (M1)
"tes"
Dosen: Dosen Admin
Karya: Kadek Wisnawa (M1)
"Pada tahap pengembangan berikutnya, rancangan ini perlu didetailkan dengan memperjelas alur pergerakan pengunjung (visitor flow) sebagai tulang punggung desain. Bangunan dan zoning tidak hanya dibaca sebagai penempatan fungsi, tetapi sebagai rangkaian pengalaman ruang yang berurutan. Sejak memasuki kawasan, pengunjung diarahkan secara jelas dari zona publik sebagai area orientasi, menuju zona edukasi inti yang membangun pemahaman bertahap mengenai terumbu karang dan isu konservasi. Alur ini penting untuk memastikan bahwa pesan edukasi diterima sebelum pengunjung berinteraksi lebih jauh dengan kawasan pantai. Setelah fase edukasi, alur pengunjung sebaiknya diarahkan melalui zona transisi berupa ruang luar, jalur interpretatif, atau area pandang ke laut yang bersifat lebih tenang dan reflektif. Area komersial ditempatkan pada bagian akhir alur , pada alternatif 3 juga memungkinkan namun proses belanja agar diakhir sesi."
Dosen: Dosen Admin
Karya: I Kadek Melon Swastika (M1)
"Zoning alternatif ini sudah menunjukkan potensi yang sangat baik untuk tahap asistensi pertama, terutama dalam keberanian mahasiswa mengolah area komunal sebagai pusat aktivitas dan pengalaman ruang. Untuk ukuran pengumpulan awal, upaya membaca tapak, mengaitkan fungsi utama, serta memikirkan alur pengunjung patut diapresiasi karena menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya menyusun ruang, tetapi mulai memikirkan narasi ruang dan daya tarik bangunan. Sebagai langkah pengembangan berikutnya, dapat dipertimbangkan memajukan massa bangunan ke arah depan tapak agar lebih terbaca dari jalan dan terasa lebih mengundang. Penyesuaian ini sekaligus dapat memperkuat peran area komunal sebagai transisi dan orientasi utama pengunjung. Dengan asistensi lanjutan, penataan area servis, parkir, dan hirarki ruang publik–semi publik dapat terus dimatangkan, sehingga gagasan awal yang sudah kuat ini berkembang menjadi konsep yang lebih solid dan terkontrol."
Dosen: Dosen Admin
Karya: Grace Paschaline Fidelita Purba (M1)
"Secara umum, progresnya sudah menunjukkan pemahaman yang baik terhadap kebutuhan lansia dan daycare. Terlihat kamu mulai mempertimbangkan aspek keamanan, pengawasan, dan hubungan antar zona, tidak hanya sekadar menyusun ruang. Ini sudah langkah yang positif 👍 Sekarang tantangannya adalah membuat rancangan ini lebih fokus dan sederhana, terutama dalam memastikan lingkungan yang aman, minim risiko, mudah dipahami, dan tidak membingungkan bagi lansia. Isu prioritas yang perlu diperkuat adalah keselamatan dan kenyamanan lansia: zona hunian sebaiknya tidak langsung terpapar kebisingan jalan atau aktivitas lapangan yang terlalu aktif, sehingga perlu buffer ruang seperti taman atau zona semi-publik. Sirkulasi juga perlu disederhanakan agar tidak terlalu banyak percabangan, serta evaluasi kembali elemen seperti kolam agar benar-benar relevan dan aman. Intinya, desain ini sudah punya arah yang baik, sekarang kita perlu membuatnya lebih terkontrol, lebih manusiawi, dan lebih berpihak pada kebutuhan lansia sebagai pengguna utama. Lebih jelas bisa dicek pada tautan."
Dosen: Dosen Admin
Karya: Karina Brigitta Devi (M1)